Sanggar Seni Tari Kencana Ungu
SANGGAR TARI KENCANA UNGU
Generasi muda adalah penerus generasi sebelumnya, pemegang estafet kepemimpinan bangsa ini. Sehingga seorang anak harus mengetahui apa saja budaya yang ada di negaranya. Khusus di negara dengan ribuan budaya yakni Indonesia, memiliki “kewajiban” untuk mengetahu seperti apa dan apa saja kebudayaan yang dimiliki bangsa ini.
Sanggar seni termasuk ke dalam jenis pendidikan nonformal. Sanggar seni biasanya didirikan secara mandiri atau perorangan, mengenai tempat dan fasilitas belajar dalam sanggar tergantung dari kondisi masing-masing sanggar ada yang kondisinya sangat terbatas namun ada juga yang memiliki fasilitas lengkap, selain itu sistem atau seluruh kegiatan yang terjadi dalam sanggar seni sangat fleksibel, seperti menyangkut prosedur administrasi, pengadaan sertifikat, pembelajaran yang menyangkut metode pembelajaran hingga evaluasi dll, mengikuti peraturan masing-masing sanggar seni, sehingga antara sanggar seni satu dengan lainnya memiliki peraturan yang belum tentu sama. Karena didirikan secara mandiri, sanggar seni biasanya berstatus swasta, dan untuk penyetaraan hasil pendidikannya harus melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah agar bisa setara dengan hasil pendidikan formal.
Keberagaman seni dan budaya suatu daerah menjadi penarik bagi wisatawan dalam dan luar negeri untuk mengunjungi suatu wilayah. Dalam perkembangannya, berbagai aspek dapat mempengaruhi maju mundurnya serta keberhasilan suatu daerah tersebut memelihara seni dan budaya tersebut agar tidak hilang ditelan zaman yang salah satunya keberadaan sanggar seni milik pemerintah kabupaten. Dengan adanya sanggar seni yang tersebar di beberapa desa di suatu daerah diharapkan semakin banyak anak-anak generasi penerus bangsa dapat menyalurkan hobby mereka di bidang seni. Dan secara tidak langsung mereka dapat melakukan pelestarian budaya daerah agar tidak punah.
Banyak anak-anak sejak usia dini sudah memiliki bakat di bidang seni. Bahkan mereka memiliki ketertarikan di bidang seni tradisional namun mereka bingung harus mengasah kemampuan mereka dimana. Maka dari itu penting adanya sanggar seni yang memiliki guru-guru seni yang dapat melatih anak-anak sejak dini dalam berlatih dan mengasah kamampuan mereka dan mampu bersaing dengan seniman-seniman lainnya.
Ketua Sanggar Seni Tari Kencana Ungu Cirebon, Elang Panji Jaya mengatakan, uji kenaikan tingkat dibagi ke dalam tiga kategori, untuk kelas topeng samba berjumlah 17 orang, kelas tari topeng kelana ada 9 peserta dan satu orang yaitu tari wayang raden indrajid.“Mereka akan mengikuti tes teori maupun praktek dengan juri dari luar maupun dari internal sanggar, penilaian dilakukan murni tanpa sepengetahuan pihak sanggar, kurang kebih seminggu nilainya bisa diketahui hasilnya, ” ungkapnya.
Elang berharap, mereka yang naik tingkat atau lulus, bisa mengembangkan tari di daerahnya masing-masing. Penilaian meliputi wiraga yaitu gerak pokok, wirasa dan wirahma.Perwakilan dari Dinas Komunikasi Informatika Hj. Sulama Dakam sambutannya menyampaikan, ke depannya ditargetkan kami menargetkan untuk kesenuan tati akan dijadikan sebagai ilmu di muatan lokalnya di lingkungan pendidikan, bisa menjadi modal utama untuk ada muatan lokalnya.
Sanggar seni kencana ungu yang berada di desa Mertasinga kecamatan Gunung Jati kabupaten Cirebon di dirikan oleh salah satu seniman profesional yang ada di Cirebon yaitu Bapak Elang Panji Jaya Prawirakusuma kurang lebih pada tahun 1989 pada saat itu kondisi sanggar tersebut tidak stabil di karenakan sistem kondisi dan ekonomi yang sangat tidak mendukung hingga pada saat itu Sanggar Tari Kencana Ungu mengalami jatuh dan kemudian dengan sekuat tenaga bapak elang membangunya kembali hingga saat ini Sanggar Tari Kencana Ungu mengalami kemajuan yang sangat pesat dan berdiri kokoh di desa mertasinga tersebut dan sanggar tersebut sering sekali mendapatkan panggilan berupa perlombaan di sekitar Cirebon maupun di luar Cirebon dan Sanggar Kencana Ungu juga menyewakan jasa berupa upacara Adat dan juga upacara Tradisi Tradisi tertentu.
Sanggar Tari Kencana ungu mengenalkan budaya yang ada di Cirebon kepada generasi muda dengan cara melatih mereka semua menari pada setiap hari jum’at sabtu dan minggu secara rutin.sanggar tersebut melatih banyak anak anak balita dari mulai TK.SD.SMP dan lainnya.dan untuk melatih mental juga pemilik sekaligus pelatih yakni Bapak Elang Panji Jaya Prawirakusuma selalu mengadakan tes untuk melihat kemampuan mereka selama berlatih di Sanggar Kencana Ungu.

0 Komentar