tari wayang indrajit
Tari wayang Indrajit
Indrajit atau Megananda adalah anak Prabu Dasamuka atau Rahwana, raja Alengka. Sama seperti ayahnya, ia pun memiliki sifat serakah, suka sewenang-wenang dan tidak berperikemanusiaan. Selain itu kesaktiannya juga dapat diandalkan.pada suatu ketika Prabu Janaka raja Kerajaan Mantili, mengadakan sayembara membentangkan panahnya untuk mencari pendamping hidup putrinya Dewi Shinta. Sayembara itu diikuti para.raja dan Rama Wijaya putra raja Kerajaan Ayodya Prabu Dasarata. Rama Wijaya memenangkan sayembara, dan memperistri Shinta. Di Taman Argasoka di Kerajaan Alengka, Shinta dihibur oleh Trijata kemenakan Rahwana. Rahwana tidak sabar lagi untuk selalu di sisi Shinta. Dengan berbagai rayuan berusaha melunakkan hati Shinta. Shinta selalu menolak, keras hati Shinta menimbulkan amarah Rahwana, dan menganeam akan membunuh Shinta. Keris sudah siap untuk dihujamkan de dada sang putri. Dengan cekatan Trijata bisa menahan amarah Rahwana. Sepeninggal Rahwana dari Taman Argasoka, Hanoman yang sudah lama mengintip, segera melapor kepada Shinta bahwa ia disuruh oleh Rama. Sebagai tanda Hanoman adalah utusan Rama, ia menyerahkan cincin Rama kepada Shinta. Hanoman merusak tanaman, pasukan raksasa segera menangkap Hanoman. Tak satupun raksasa bisa menandingi Hanoman. Hanya Indrajit putra Rahwana yang mampu menandingi dan membelenggu Hanoman. Hanoman segera diserahkan kepada Rahwana untuk dihukurn. Rahwana bermaksud membunuh Hanoman, tetapi dicegah oleh adiknya yaitu Kumbakarna dan Wibisana. Rahwana marah, hingga Wibisana diusir. Wibisana tahu bahwa kakaknya salah, ia berketetapan hati memihak Rama. Kumbakarna hanya rneninggalkan istana dan menyendiri di peristirahatannya. Rahwana membakar ekor Hanoman, dengan kesaktian Hanoman membakar sebagian kerajaan Alengka. Hanoman kembali menjumpai Rama yang dalam perjalarian menuju Alengka. Pertempuran besar terjadi antara pasukan raksasa melawan pasukan kera. Satu persatu pasukan Alengka gugur, termasuk Sarpakenaka, Patih Prahasta, Indrajit dan Kumbakarna. Rama dengan senjata saktinya panah Guwawijaya menghadapi Rahwana. Rahwana tidak bisa mati asal tubuhnya menyentuh tanah, karena ia punya pusaka sakti Aji Pancasona. Hanoman tahu sehingga segera ketika panah menebus dada sang raksasa, segera tubuh Rahwana dihimpit sebongkah potongan gunung oleh Hanoman. Tewasnya seluruh panglima perang Alengka, Hanoman membimbing Shinta menghadap Rama. Rama sangat bahagia bertemu kembali dengan Shinta. Namun, kabar burung tersiar sampai telinga Rama, bahwa Shinta sudah tidak suci. Untuk membuktikan kesuciannya Shinta harus mengalami pembakaran. Karena Shinta benar-benar suci Dewa Brama melindunginya. Shinta tidak tersentuh api sedikitpun. Dengan perasaan haru, Rama menjemput istrinya yang sangat setia. Indrajit memiliki sifat yang kesatria dan pemberani, sosok antagonis yang dimiliki Indrajit terlihat juga pada penampilan yang menggambarkan karakter Indrajit adalah sebagai sosok yang keras dan pemberani. Peran Indrajit muncul dalam 4 segmen, Indrajit adalah putra sulung Rahwana sekaligus putra mahkota Kerajaan Alengka. Indrajit merupakan ksatria yang sakti mandraguna. Dalam perang melawan pasukan Wanara, ia pernah melepaskan senjata Nagapasa yang keampuhannya mampu melumpuhkan Sri Rama. Setelah melalui pertempuran seru, ia akhirnya tewas di tangan Laksmana adik Rama. Ibunya bernama Mandodari putri Asura Maya. Sewaktu lahir, Indrajit diberi nama Megananda karena tangisan pertamanya diiringi suara petir menggelegar, pertanda kelak ia akan tumbuh menjadi seorang kesatria besar. Ketika dewasa, Megananda pernah membantu ayahnya bertempur melawan para dewa kahyangan. Dalam pertempuran itu, Megananda berhasil menangkap dan menawan Indra, raja para dewa. Dewa Brahma muncul melerai. Indra pun dibebaskan oleh Megananda. Sebagai gantinya ia mendapatkan pusaka ampuh dari Brahma bernama Brahmasta. Brahma juga memberikan julukan Indrajit kepada Megananda yang bermakna "Penakluk Indra". Panglima-panglima Alengka semakin banyak yang tewas. Akhirnya hanya tinggal Indrajit yang menjadi andalan Rahwana. Ia melepaskan pusaka Brahmasta mengenai Laksmana sehingga roboh sekarat. Prabu Dasamuka merencanakan merebut Dewi Shinta untuk dijadikan istrinya. Kemudian datanglah Dewi Sarpokekenoko yang member tahukan bahwa Shinta memang pantas diperistri oleh kakaknya yaitu Prabu Dasamuka. Pada suatu ketika Jatayu sempat memberi tahukan kepada Rama dan Lesmana bahwa Dewi Shinta telah diculik oleh Prabu Dasamuka dan dibawa ke Alengka. Pada saat itu datanglah Anoman ingin minta tolong pada Rama dan Lesmana membantu pamannya yang sedang berkelahi, dan Rama menyanggupi asalkan mereka pada nantinya juga dibantu untuk menuju ke Negara Alengka membebaskan istrinya. Rama dan para pengikutnya dan prajurit kera membendung lautan untuk menuju Negara Alengka yang berada di seberang lautan. Setelah terbelah Rama menyuruh Hanoman untuk mengetahui keadaan Negeri Alengka. Datanglah Rahwana ingin memperistri Dewi Shinta, tetapi tidak mau dan Rahwana diingatkan oleh Dewi Trijata. Setelah itu datanglah Anoman yang merupakan utusan dari Sri Rama untuk menyampaikan amanat kepada Dasamuka. Setelah selesai menyampaikan amanat, lalu kembali dan merusak taman yang dilaluinya. Dan Anoman tertangkap oleh prajurit Alengka, para Raksasa yang dipimpin oleh Indrajit. Pasukan Alengka, datanglah Indrajit membawa Anoman yang dilaporkan sebagai penyusup. Perang Brubah Alengka, Perang antara Sugriwa melawan Prahasta, Indrajid melawan Lesmana, Kumbakarna melawan Lesmana. Dalam perang yang terjadi karena ulah ayahnya, Indrajit berhadapan dengan Jaya Anggada yang dibantu Laksmana. Namun, Laksmana terkena panah Indrajit, sehingga Lesmana pingsan. Setelah mendapat pertolongan dari Wibisana dan sadar kembali, Laksmana kembali ke medan laga. Laksmana kemudian melepaskan panah sakti Surawijaya, sehingga kesaktian Indrajit tidak mampu menangkalnya. Begitu anak Dasamuka itu rebah ke tanah, Wibisana segera membaca mantera yang mengubah wujud jenasah Indrajit menjadi awan seperti asalnya semula.dan merupakan Perang anatara Rama dengan Rahwana, Perang yang dimenangkan oleh Rama. Datanglah Dewi Shinta kepada Rama, tetapi Rama tidak meyakini bahwa Sinta masih suci, maka Dewi Shinta diminta membuktikannya dengan membakar diri. Namun karena kejujuran dan kesuciannya Dewi Shinta terbebas dari api karena ditolong oleh Dewi Api. Adegan Shinta dibakar, dan tidak terbakar ini membuktikan bahwa Dewi Shinta masih suci dan akhirnya bersatulah kembali cinta Rama dan Shinta.
Mengetahui akan jati diri dan asal-usulnya yang demikian, Indrajit merasa malu dan bersalah telah membela Rahwana yang penuh angkara murka. Ia juga menjadi tahu bahwa ayahnya adalah Wibisana. Untuk itu ia meminta kepada ayahnya untuk dikembalikan ke asal-usulnya. Ia menjadi tidak rela dan malu karena harus membela angkara murka. Wibisana menyanggupinya. Indrajit kembali ke asal-usulnya, awan. Itulah sebabnya Indrajit diberi nama tambahan Megananda yang artinya adalah awan

0 Komentar